Dana Transfer Terjun Bebas, Pelayanan Publik Desa Tetap Semangat
Penulis: Aril Nugraha. S.Sos
Penurunan Bantuan dana desa atau yang biasa di sebut dana Desa akibat Efesiensi anggaran dan Program Pembiayaan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih menjadi kenyataan yang tidak bisa dihindari. Desa-desa dihadapkan pada keterbatasan anggaran yang berdampak langsung pada ruang gerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, Namun, keterbatasan dana tidak boleh menjadi alasan melemahnya pelayanan publik di tingkat desa. Justru pada situasi inilah integritas, kreativitas, dan semangat pengabdian aparatur desa diuji.
Pelayanan dasar kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip efisiensi, transparansi, dan skala prioritas. Pemerintah desa dituntut mampu memilah kebutuhan yang paling mendesak, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mengoptimalkan potensi lokal yang ada. Dana yang terbatas harus dikelola dengan perencanaan yang matang dan penuh tanggung jawab.
Pelayanan publik sejatinya bukan semata soal besar kecilnya anggaran, melainkan tentang kemauan untuk hadir dan melayani. Ketika negara melalui desa tetap mampu memberikan pelayanan yang adil dan responsif, kepercayaan masyarakat akan tetap terjaga. Dalam kondisi apa pun, desa harus berdiri sebagai garda terdepan pelayanan, tetap bekerja dengan semangat, meski dana desa tengah terjun bebas
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin